by

Peserta ABCC2 di Jamu Makan Malam

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi pada malam welcome dinner peserta ABCC2 ‎di Pendopo Bupati Aceh Tengah
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi pada malam welcome dinner peserta ABCC2 ‎di Pendopo Bupati Aceh Tengah.
Takengen | Lintas Gayo – Tiba di kota berhawa sejuk Takengon Kabupaten Aceh Tengah, lebih dari dua ratusan peserta Aceh Bike Cross Country kedua (ABCC2) disambut makan malam atau welcome dinner di pendopo bupati setempat, sabtu (11/10) malam.

Para peserta yang terdiri dari beberapa club dari seputar Aceh bahkan dari Sumatera Utara tersebut terlihat antusias dan sangat bersemangat seakan tak sabar untuk menjelajah 27 kilometer track yang akan di tempuh.

ABCC2 merupakan ajang sepeda jelajah alam yang mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Tengah, Pemkab Bener Meriah, serta beberapa sponsor lainnya seperti garuda Indonesia maupun toko Serikat Bike Banda Aceh.

Kegiatan ABCC2 yang start minggu (12/10) dari pendopo bupati Bener Meriah serta mengambil finish di lapangan sanggamara kodim 0106 Aceh Tengah itu juga dirangkai dengan peringatan HUT TNI ke 69 tahun 2014.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi menuturkan bahwa alam Aceh Tengah dan Bener Meriah sangat sangat cocok untuk adventure maupun sport tourism seperti ABCC2.

“Sengaja kita pilih Aceh Tengah dan Bener Meriah, karena alamnya sangat cocok dan menantang,” unjar Reza.

Sementara Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs. H. Khairul Asmara ketika beramah tamah dengan peserta di malam welcome dinner mengatakan bahwa alam dan masyarakat aceh tengah selalu menyambut siapa saja yang hendak berkunjung kesana.

“Jangankan ABCC2, jika ada kegiatan lain sejenis juga dapat dilakukan di Aceh Tengah,” ujar Khairul sambil bergurau.

Menurut Khairul masih banyak event yang perlu dan dapat dilakukan di Aceh Tengah, sehingga pada kesempatan tersebut dia turut menawarkan agar event serupa maupun even-event lainnya dapat dilakukan lebih rutin dan sering di daerah penghasil kopi arabica terbesar di Indonesia tersebut.(MK)

Comments

comments