by

Bersejarah, Didong Gayo di Gedung Parlemen Senayan

Jakarta | Lintas Gayo – Pameran dan dialog kopi serta didong jalu antara kelop (group) Kemara Bujang dan kelop Taruna Jaya akan digelar di Gedung MPR/DPR/DPD RI atau Gedung Parlemen Senayan,”pada Jumat (25/10) mendatang. “Kopi Gayo sudah mendunia. Tapi, di dalam negeri masih kurang dikenal,”  kata Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Farhan Hamid, M.S., di Jakarta, Jum’at (11/10/2013).

Didong sendiri, sambungnya, merupakan sastra lisan Gayo yang masih bertahan sampai sekarang. Pertandingan didong ini bertujuan untuk mensosialisasikan empat pilar bangsa, Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Ini kegiatan bersejarah. Karena, kesenian dari Aceh bisa diadakan di Senayan,” tegasnya.

Banner

Fikar W. Eda, ketua pelaksana, mengungkapkan, ide pelaksanaan dialog kopi Gayo yang dirangkai dengan dialog kopi serta didong ini sudah sejak tahun 2012. “Rencananya, dilaksanakan pada tanggal 12 November 2012 lalu. Cuma, nggak jadi. Karena, pelbagai kendala,” ujarnya.

Dalam pameran kopi, jelas Fikar, akan diisi produk-produk dan bubuk kopi Gayo. Juga, melibatkan sejumlah produsen bubuk kopi dan biji kopi Gayo dari Bener Meriah dan Aceh Tengah.  Termasuk, Dekranasda Aceh Tengah dan Bener Meriah, yang akan menampilkan aneka produk industri kerajinan kerawang Gayo.

Sementara, nara sumber dialog kopi, diantaranya, Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani, Kepala Bappeda Aceh Prof. Dr. Ir. Abubakar Karim, MS, Yustinus dari Gayo Cupper Team, dan dari Kementerian Perdagangan. Dialog tersebut akan dipandu Mustafa Ismail, S.E., M.Sn, wartawan Tempo.

Di tempat yang sama, sekretaris panitia, Yusradi Usman al-Gayoni, menyebutkan, sudah membuat dan mengirimkan undangan ke pelbagai pihak. “Ke Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Negara Urusan Koperasi dan UKM, Kementerian Riset dan Teknologi serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, kita kirim minggu depan,” sebutnya.

Mudah-mudahan, harapnya, ada solusi yang bisa membantu, menguntungkan, dan memproteksi petani kopi di Gayo (*)

Comments

comments