by

Beredar,Isu UGP Terancam Tutup

Takengen | Lintas Gayo – Isu akan ditutupnya Universitas Gajah Putih (UGP) merebak ditengah-tengah masyarakat baru-baru ini.

Kabar tersebut membuat sejumlah mahasiswa panik, karena salah satu kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat Gayo selama ini telah melahirkan banyak sarjana.

Wartawan Lintas Gayo menerima informasi tersebut dari salah satu mahasiswa yang tengah kuliah di Jakarta.

Untuk memastikan informasi itu, tim Lintas Gayo mencari tahu kebenarannya, hingga sms tersebut akhirnya diterima redaksi.

Adapun isi sms yang beredar tersebut adalah sebagai berikut, “Ternyata kampus Universitas Gajah Putih dinyatakan ILEGAL oleh DIKTI, karena rektor dan pejabat kampus UGP lainnya berstatus sebagai PNS berindentitas NUPN, dan laporan data dimanipulasi oleh pihak kampus. Rektor saat ini tidak berhak menandatangani ijazah UGP, karena NUPN. Saat ini DIKTI dan KOPERTIS tidak mau melayani seluruh keperluan kampus. Atas ini semua apakah mahasiswa DIAM, apabila diam maka kampus tidak lama lagi akan di tutup oleh DIKTI. Silahkan berpikir!!! Hanya ada satu jalan TURUNKAN REKTOR saat ini juga atau kampus akan ditutup. Sebarkan demi UGP dan masa depan kita. Ttd Calon Sarjana,”.

Rektor UGP Mirda Alimi yang dikonfirmasi Lintas Gayo membantah hal tersebut.

Menurutnya, saat ini pihak rektorat tengah melakukan verifikasi terkait sejumlah data dosen yang diminta Dikti.

“Saya baru pulang dari Jakarta bertemu Dikti membicarakan sejumlah hal mengenai data dosen yang diminta pihak Dikti,” ungkapnya yang dihubungi via telpon seluler, Sabtu (22/2/2014) malam.

Sementara itu isu ini juga membuat para mahasiswa kampus tersebut panik, mengingat mereka tengah menjalankan proses perkuliahan.

“Gimana bisa diterima, gara-gara isu ini saya dan keluarga panik, kami sudah kuliah, saya juga udah semester delapan, gak lama lagi kan udah tamat,” ungkap seorang mahasiswi UGP jurusan Tekhnik Informatika yang enggan disebut namanya.(Tenemata)

Comments

comments

News