by

Aceh Tengah Siap Gelar Expo Ternak 2015

Takengen | LIntas Gayo–  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah terus memacu persiapan Expo Ternak Aceh 2015 yang digelar di Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, dari 20 sampai 23 Agustus 2015 mendatang. Diantaranya penyelesaian 178 unit pedok (kandang ternak) untuk menampung ternak-ternak yang akan menjadi peserta dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Ketua Panitia Kabupaten, drh Rahmandi kepada Serambi, Sabtu (8/8) mengatakan sebagai tuan rumah Expo Ternak Aceh 2015, pihaknya terus memacu pembangunan berbagai fasilitas pendukung kegiatan.

“Ratusan kandang ini ditargetkan tiga hari sebelum expo dibukan harus sudah selesai,” kata Rahmandi yang juga menjabat sebagai Kadis Peternakan dan Perikanan Aceh Tengah.

Deretan kandang ternak yang terbuat dari bambu berjejer rapi di bagian barat Lapangan Pacuan Kuda, H M Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing. Pembuatan kandang ternak telah dikerjakan selama 13 hari dan diperkirakan akan rampung dalam beberapa hari ke depan.

“Memang standarnya harus seperti ini, bahkan untuk kadang-kandang ini, tidak boleh dipaku dan hanya diikat dengan tali atau karet,” ungkap Rahmandi.

Dalam expo ternak tersebut, akan digelar sejumlah kegiatan berupa kontes ternak dari semua jenis, termasuk ternak hasil inseminasi buatan (kawin suntik). Adapun ternak yang akan mengikuti kontes diantaranya sapi bali, sapi semental, sapi limosin, sapi brahman dan kerbau lokal. Ada juga kontes ternak terberat.

Menurut Rahmandi, dalam expo ternak tahun ini, ada perlombaan eksibisi yaitu kontes kuda gayo yang pesertanya hanya diikuti dari tiga kabupaten, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. “Dalam Expo kali ini, dimungkinkan akan sangat ramai. Pasalnya, di lokasi ini, juga akan dilaksanakan pacuan kuda, serta pameran pembangunan peternakan yang menjadi bagian kegiatan expo,” sebutnya.

Keberadaan Expo Ternak 2015 yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Tengah, telah memberikan dampak secara luas. Bukan hanya bagi para peternak, melainkan secara ekonomi memberikan dampak positif. Sebagai contoh, tambah Rahmandi, dengan adanya even tersebut, sejumlah penginapan maupun hotel selama expo telah habis dipesan peserta yang datang dari berbagai darah di Aceh.

“Belum lagi rumah-rumah warga yang disewa secara pribadi oleh kontingen dari daerah lain,” jelasnya, Dia menyatakan masyarakat juga bisa memanfaatkan kegiatan ini, dengan menjual pakan ternak, apalagi dilaksanakan serentak dengan pacuan kuda.(my/ Serambi Indonesia)

Comments

comments

News