by

Jasad RN Masih di RSUD Muyang Kute, Diduga Bukan Bunuh Diri

Redelong | Lintasgayo.com – Kepolisian Resor Bener Meriah masih mendalami penemuan mayat perempuan yang bersimpuh dengan seutas tali yang terlilit dilehernya. Ia ditemukan warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa di depan rumahnya.

Jasad RN (36), asal Mangaan VIII Lk. I Desa Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli Sumatra Utara yang ditemukan warga di dusun Karang Anyar kecamatan Bukit kabupaten Bener Meriah pada Rabu (12/08/20) sampai sampai saat ini masih disemayamkan di ruang jenazah RSUD Muyang Kute Bener Meriah.

Jasad RN diperkirakan sudah dua hari bersimpuh di samping mobil truck milik suaminya. Sebab satu hari sebelumnya pada Selasa (11/08/20) saat hendak pergi ke kebun, IB Kepala Dusun Karang Anyar yang melintasi depan rumahnya, melihat RN berada ditempat kejadian dalam posisi berlutut.

“Awalnya warga tidak menaruh curiga karena RN saat itu menduga RN sedang membantu suaminya memperbaiki mobil,” sebut Jufrizal Kapolsek Bukit.

Selanjutnya, terang Kapolsek pada hari rabu tanggal 12 Agustus 2020, pukul 09.00 WIB saat berangkat kekebun IB melihat RN masih dalam posisi dan di tempat sama, timbul rasa curiga dan langsung pulang memberitahu istrinya untuk menghampiri RN.

Kemudian FA istri dari IB menuju kerumah korban dan memanggil-manggil, karena korban tidak menyahut maka FA langsung memanggil tetangga dan beramai – ramai melihat korban dengan leher terikat tali ke dinding truck Coll Diesel yang terparkir.

Lanjut Juprizal, pihak polsek kemudian dihubungi oleh aparat kampung Karang Rejo. “begitu mendengar informasi tersebut saya beserta anggota mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan unit Identifikasi Polres Bener Meriah untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSU Muyang Kute,” kata Jufrizal.

Selanjutnya, kata Kapolsek, pihak Satreskrim Polres Bener Meriah terus mendalami kasus ini, dugaan sementara RN bukan bunuh diri, karena terdapat banyak kejanggalan yang ditemukan di TKP dan motif dari kematian RN sepertinya ada unsur yang lain.

Maka dari itu untuk mengungkap kasus ini, kata Jufrizal, pihak kepolisian untuk sementara harus mengamankan suami korban, NO (48), beserta Istri pertamanya MI (44) juga anaknya DP (20), dari kediamannya di kampung Lut Kucak Kecamatan Wih Pesam Bener Meriah.

“Ketiganya sudah diamankan di Polres Bener Meriah bersama barang bukti 1 unit mobil truk Colt Diesel, Sepeda motor jenis Supra guna untuk penyelidikan lebih lanjut dan korban saat ini disemayamkan di RSUD Muyang Kute menunggu pihak keluarga dari Medan Sumatera Utara,” tutup Jufrizal. (Putra Mandala/Ihfa)

Comments

comments

News