by

Mengisi Kemerdekaan Dalam Pandemi Covid-19 dan HUT RRI Ke 75 Tahun Di Tugu Rimba Raya

Redelong | Lintasgayo.com – Bupati Bener Meriah Bersama Unsur Forkopimda Hadiri Dialog mengenang Perjuangan Radio Rimba Raya Mengisi Kemerdekaan dan HUT RRI dimasa Pandemi Covid-19, diadakan di Tugu Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Rabu 09/09/2020.

Kepala LPP RRI Aceh Tengah-Bener Meriah, Muksin Zein, dalam acara HUT RRI Ke 75 tersebut. Bahwa
sejarah radio siaran di Indonesia memiliki perjalanan panjang di masa perjuangan, salah satunya adalah Radio Rimba Raya, kala itu meski Indonesia sudah merdeka

Kemudian Belanda masih melakukan berbagai upaya untuk kembali menjajah indonesia dengan melakukan Agresi militer II pada tahun 1948. Belanda kembali masuk ke Indonesia dengan menyebar fitnah menyebut bahwa Indonesia sudah Bubar.

Saat semua alat komunikasi diputus akan tetapi nan jauh disana pedalaman Hutan Rimba muncul suara lantang dari Tanah Gayo melalui Radio Perjuangan Rimba Raya yang saat ini berada Bener Meriah, Aceh yang menyatakan dari sinilah Indonesia masih ada, sini indonesia masih ada.

Dimana sebutan Radio Republik Indonesia secara resmi disandang pada tanggal 11 September 1945 atau 24 hari setelah Kemerdekaan Indonesia di Proklamirkan, maka disitu dikarenakan pada saat itu para pendiri menunggu bagaimana bentuk dari Negara yang baru saja di Proklamirkan tersebut.

“Setelah diputuskan bahwa Indonesia adalah Negara yang berbentuk republik.maka tanggal 11 september 1945 sebutan Radio Republik Indonesia resmi disandang,” terang Muksin.

Lebih lanjut acara diisi dengan Parade Puisi Forkopimda Plus yang diawali oleh Bupati Bener Meriah, Tgk.H.Sarkawi, dalam dialognya bahwa, kami sangat tertarik dengan acara ini, dapat dimaknai sekaligus mendukung untuk mensukseskan Pesona Indonesia Api Award 2020.

“Kita pikir semua orang berkeinginan serta mengambil bagian untuk mengisi waktu seperti gunanya dapat mengingat jasa para pejuang kita terdahulu, ini kita harapkan terhadap semua generasi muda daripada menghabiskan waktu nya di media sosial yang tidak bermanfaat,” ujarnya.

Maka dari itu kegiatan seperti ini sangat penting untuk kita bangun, melalui hal seperti ini mari kita bangun Tanah Gayo dan Negara Republik Indonesia ini.

“Perlu dan penting acara ini kita dukung, ulang tahun RRI yang Ke 75 tepatnya tanggal 11 September 1945 dan semoga ini menjadi suatu rangkaian di Pemeritahan Bener Meriah, Provinsi Aceh dan Bangsa Indonesia ini,” pinta Sarkawi.

Disamping itu juga Parade Dialog dari Bupati Aceh Tengah, Drs.Shabela Abu Bakar, mengatakan
dimana kegiatan ini, kita harapankan yang seharusnya diadakan di seluruh Aceh dan Senusantara, juga ini nantinya kita muat dan kita buat kelender untuk agenda tahunan.kata Shabela.

“Sama halnya yang disampaikan oleh para orang orang terdahulu tentang Rimba Raya sebagai Radio perjuangan yang saksi kunci Kemerdekaan terhadap Bangsa dan Negara ini,” ungkapnya.

Berbicara Radio Rimba Raya, bahwa Tanah Gayo ini pernah menjadi pusat Pemerintahan Indonesia walaupun hanya sebentar sesuai dengan sejarah yang ada, mari kita bangkit dengan program Kemerdekaan “Indonesia Maju”.

“Kita tidak boleh mundur dan semua itu boleh kita kerjakan sesuai dengan harapan kita bersama, demi para pejuang kita yang telah mempertahankan kedaulatan bangsa ini,” kenang Shabela.

Kegiatan ini untuk mengisi Kemerdekaan dan wajib kita dukung sampai tetes darah kita yang terakhir, sama seperti isi puisi yang dibacakan “Rimba Raya Namaku, Ditengah hutan tempatku, suaraku samapi ke India, Australia, Manila dan Ordo, Mesir dan Cina. katanya.

“Ditengah hutan ini aku berteriak dalam kegelapan, sampai jeritanku ke Komprensi Meja Bundar, bahwa Indonesia masih ada, Indonesia masih ada, kini suaraku hilang ditelan bumi, sekarang suara itu telah kembali,” kami akan raih.sebutnya.

Sebelumnya diadakan perlombaan Musikalisasi dan Puisi oleh 9 sanggar, adalah sanggar Sendaya, Pegayon Bener Meriah, Tajuk Renggali, Burni Telong Etnik,Musara Bintang, Pegayon Aceh Tengah, Aras Naru, Gayo Nusantara Etnik, Sanggar Rempak.

Dilanjutkan Ikrar bersama unsur Forkopimda dari Tugu Rimba Raya ini juga mengucapkan selamat Hari Ulang tahun Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada M.PHIL, Ke 51 Tahun, juga selamat Ulang Tahun RRI yang Ke 75 Tahun semoga tetap Jaya dan Mardeka

Pembagian tropi kepada para pemenang lomba Musikalisasi dan Puisi oleh unsur Fokopimda, Juara Pertama sabggar renggali Aceh Tengah, Kedua sanggar gayo nusantara etnik, Juara ketiga sanggar pegayon Aceh Tengah

Acara dihadiri Bupati Bener Meriah dan Aceh Tengah, Dandim O119/BM Letkol Inf.Valyan Tatyunis, Kapolres AKBP Siswoyo Adi Wijaya.S.Ik, Danyonif RK 114/SM, Pasipers, Lettu Inf. Edward, Kajari Agus Suroto,SH.MH. Kadis Pariwisata Irmansyah,S.STP.MAP. Plt. Kadis Kominfo Khalissudin.

Disamping itu kepala RRI Banda Aceh Haryanto Adi, Kepala LPP RRI Cabang Aceh Tengah – Bener Meriah,Muksin Zein, Kepala RRI Meulaboh Dra.Korea Ningsih Kepala RRI Lhokseumawe Yusri, Ketua TP-PKK Nikmah Sarkawi,S Sy, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Bener Meriah, Hasyimi, SKM.

Juga BPBD, RAPI, TNI/Polri, Kabid, Kasi Dinas Pariwisata, Staf RRI dari 4 Kabupaten/Kota para seniman Bener Meriah – Aceh Tengah LK Ara Mahlil beserta masyarakat.(Putra Mandala/FG).

Comments

comments

News