by

Les Gratis pada Kondisi Pailit

anak-anak yang mengikuti les (foto:Kokon)
anak-anak yang mengikuti les (foto:Kokon)

Redelong |LintasGayo.com – Pada era yang serba modern dengan hiruk pikuk kesibukan di tengah tuntutan ekonomi yang semakin hari semakin melejit, para orang tua berbondong-bondong mencoba peuntungan di berbagai sektor agar dapur mereka tetap menyala dan anak-anak mereka tetap bersekolah sampai ke perguruan tinggi.

Akan tetapi materi saja tidak cukup dalam proses membesarkan dan menjembatani anak dalam perjalanan serta semangat untuk terus dapat belajar hingga tergolong menjadi orang yang sukses.

Berangkat dari semangat ingin membantu orang tua yang belum sempat memperhatikan proses belajar anaknya di rumah, Konadi seorang pemuda desa Belang Tampu, Kec Bukit kab. Bener Meriah.

Saat di temui Lintasgayo.com pada hari Minggu,(29/9/2013) saat sedang mengajar Konadi yang di temani oleh Jus Alam Rizki yang menjabat sebagai ketua satu bebujang desa mengatakan bahwasanya ini adalah kerjasama dari beru-bujang (pemuda – pemudi)dan upaya kecil dari desa Blang Tampu dalam mengaktifkan kegiatan- kegiatan di luar jam sekolah agar terhindar dari budaya yang kurang baik yang merusak generasi muda dan agar ke depannya generasi desa ini khususnya dan Generasi Gayo pada umumnya dapat menjadi generasi yang sehat dan cerdas, tuturnya.

Lebih lanjut Konadi menjelaskan bahwa Untuk saat ini kami membuka 2 kelas, yaitu kelas SD pada jam tiga Sore dan SLTP dan SLTA di mulai jam empat sore khusus setiap hari Minggu saja, ada total 25 siswa dan siswi yang ikut dalam program ini, untuk saat ini kita masih belajar Bahasa inggris, kedepannya kita belum tau. Semoga saja hal kecil ini dapat bermanfaat dan bisa membantu adik-adik dalam proses pendidikan di sekolah dan luar sekolah. Pungkasnya. (Syahrial)

Comments

comments

News