by

PRBM Ancam Boikot Fasilitator Rehab Rekon

Pengumuman Daftar Peserta Lulus Test Kompetensi Fasilitator Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Permukiman Pasca Gempa Bumi GayoRedelong| Lintas Gayo – Tidak hanya akan membahas  suhu politik yang menghangat di Bener Meriah , Persatuan Rakyat Bener Meriah (PRBM) bersama masyarakat setempat juga akan berdemo menolak hasil rekruitmen Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Pihaknya juga menagih janji Ir Armaida MM, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang pernah ditemui beberapa waktu lalu sebelum adanya informasi kelulusan para calon fasilitator.

“Kami menagih janji Bapak Armayda yang pernah kami temui, dia pernah berjanji untuk memprioritaskan 30 persen fasilitator rehab rekon gempa Gayo putra-putri Bener Meriah, tetapi realisasinya tidak demikian,” ungkap Ardiata.

PRBM juga menolak keikut sertaan fasilitator yang berasal dari luar Aceh Tengah dan Bener Meriah. “Kalau permintaan kami tidak dipenuhi, maka kami akan memboikot pekerjaan para fasilitator hasil seleksi panitia bersama yang dibentuk BNPB dari dua Kabupaten,” tegasnya.

Sebelumnya, Senin (11/11/2013), PRBM yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan, mahasiswa dan LSM seperti HIMABEM-SU,IMBM,HPBM,BMI,CIBM, HPTM,PJM,KOPI,MASYARAKAT-BM. Telah mengeluarkan statemen penolakan terhadap hasil seleksi fasilitator Gempa Gayo tersebut.

PRBM menuding pejabat di dua Kabupaten ini telah menjadikan putra daerah Bener Meriah sebagai anak tiri.

Pada saat itu Ardiata menilai, panitia seleksi fasilitator rehab rekon sarat akan KKN, karena banyak para peserta yang lulus melakukan Double Job (Mengambil dua pekerjaan sekaligus). Hal itu jelas bertentangan dengan fakta integritas yang ditanda tangani sebelum test ujian tulis, di Gedung Olang Seni Takengon, beberapa waktu lalu. (Tenemata)

 

 

 

 

Comments

comments

News