by

Soal Asrama Mahasiswa, DPRK Panas (2)

Sirajuddin mendudukan mahasiswa berdebat soal kemiskinan daerah dan berapa PAD ( Foto/Dok LG)
Sirajuddin mendudukan mahasiswa berdebat soal kemiskinan daerah dan berapa PAD ( Foto/Dok LG)

Takengen| Lintas Gayo- Persoalan asrama mahasiswa di Banda Aceh, menurut Dian Saputra sudah pernah diusulkan sejak tahun 2004, bukan hanya tahun 2009 yang kembali diusulkan. Namun sampai kini tidak ada kejelasan. [Baca: Asrama Mahasiswa Jadi Perdebatan Seru di DPRK I]

Menurut Zulfikar AB dalam persidangan di dewan, Senin (17/11/2014) dengan utusan mahasiswa Banda Aceh, pihaknya membatalkan usulan pembangunan sekretariat Pemda bukan asrama mahasiswa. “ Kalau soal asrama harus dikaji dari bawah, dimana letak yang strategis, agar jangan hanya untuk mahasiswa Unsyiah, karena banyak mahasiswa Gayo di Banda bukan hanya kuliah di Unsyiah,” sebut Fikar.

Usulan mahasiswa itu akan dibahas dalam tahun 2015. Bagaimana dinamika akan diturunkan tim untuk mendapatkan informasi dari bawah mulai dari lokasi calon asrama, apakah dapat dijangkau oleh seluruh mahasiswa, bukan hanya untuk universitas tertentu saja.

Sementara itu Sirajuddin, tetap pada prinsipnya lebih mengutamakan lahan kampus Gajah Putih, di mana sampai sekarang lahan Gajah Putih tidak jelas. Bahkan Sirajuddin mempertanyakan siapa dibelakang mahasiswa Banda Aceh ini. Setelah pihak dewan menolak anggaran pembangunan sekretariat Pemda di Banda Aceh(bukan asrama mahasiswa), muncul mahasiswa mempertanyakannya.

Sebelumnya mahasiswa mempertanyakan mengapa usulan pembangunan asrama mereka ditolak dewan. Namun pihak dewan menjelaskan yang ditolak itu usulan sekretariat Pemda Aceh Tengah bukan asrama mahasiswa, sementara usulan asrama mahasiswa tidak diusulkan pemerintah daerah. Harus ada penjelasan bupati, apakah sekretariat ini juga untuk asrama mahasiswa, tanya Sirajuddin anggota DPRK.

Dalam pertemuan itu tercuat juga persoalan Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh, bukan asset Pemerintah Aceh Tengah, tetapi merupakan swadaya masyarakat di Banda Aceh. Benarkah? Bersambung (LG 013)

Berita Terkait: #Polemik Asrama

Comments

comments