by

Saman, HUT Kopasus “Berguncang”

Jakarta | Lintas Gayo– Penari saman binaan Dinas Pariwisata Gayo Lues kembali memukau penonton diacara syukuran menyambut hari ulang tahun ke – 63 Kopassus, Rabu (29/4/2015) di Kompleks Kopassus Cijantung Jakarta Timur.

Acara tersebut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, mantan Panglima Militer Malaysia, jajaran petinggi Kopassus dan masyarakat umum.

Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin S Sos Kamis (30/4/2015) melalui selulernya mengatakan, tim penari saman telah suskes menampilkan diacara Hut Kopassus tersebut, para petinggi yang hadir sempat merinding dan terharu ketika menyaksikan hentakan demi hentakan tari saman yang dimainkan.

Kali ini, Dinas Pariwisata menampilkan sebanyak 37 orang penari saman asal Gayo Lues dari berbagai komunitas, diantaranya 15 orang merupakan penari saman binaan Dinas Pariwisata Pemkab Gayo Lues, 11 orang binaan Pemkab Aceh Tenggara dan 11 orang lainnya merupakan Mahasiswa asal Gayo Lues yang sedang kuliah di Jabodetabek.

Dari Jakarta Syafruddin menjelaskan, selain tari saman peringatan tersebut juga dimeriahkan berbagai pertunjukan, seperti terjun payung anggota Kopassus, tari adat suku Kamoro Papua, tarian adat Suku Dayak dari Kalimantan dan lain-lain.

Selain itu kata Syafrudin, walaupun tari saman asal Gayo Lues telah dinobatkan sebagai budaya dunia tak benda, ia berjanji akan tetap mempromosikan kesenian seribu tangan ini. Soalnya, masih banyak pihak memerankan tari saman yang salah kaprah, begitu juga sebagian pemahaman orang banyak yang keliru terhadap tari saman.

Siapapun yang hendak mengundang tari Saman binaan Pemkab Gayo Lues tampil, pihaknya siap berangkat dengan catatan akomodasi dan penginapan serta uang saku penari Saman di tanggung oleh panitia acara. (Win Porang/ Insetgalus).

Comments

comments

News