by

Jajaran Polres Bener Meriah Gelar Sidang BP4R Di Gedung Aula Endra Darma Laksana

Redelong | Lintasgayo.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia Polda Aceh menggelar sidang Badan Pembantu Pengajuan Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R) di aula Endra Darma Laksana, Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam.

Adapun sidang tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Bener Meriah Kompol Maryono dan didampingi Kabag Sumda AKP Hartana.S.Sos dan ketua Bhayangkari Senin 19/10/2020.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya.S.Ik, yang disampaikan Kompol Maryono,
kepada peserta sidang agar membangun rumah tangga harmonis dan penuh dengan rasa sayang, sebagai Personil Polisi hidup sederhana dan tidak glamour karena gaji Polisi tidaklah besar.

“Untuk itu kami berharap kepada calon Bhayangkari yang akan berumah tangga dengan anggota kepolisian Polres Bener Meriah, harus pandai dalam mengola tentang perekonomian untuk keluarga nantinya,” kata Maryono.

Terkait dengan sidang BP4R terdapat juga dari tim penasehat yang terdiri dari Kasi Propam, KBO Sat Reskrim, Kasiwas dan Ketua Bhayangkari Polres Bener Meriah, sekaligus memberikan bimbingan berdasarkan tupoksi dan fungsi masing-masing.

“Dibarengi juga dengan ucapan selamat berbahagia semoga sampai ke anak cucu dan jangan pernah melupakan jasa daripada orang tua serta seluruh keluarga, hal ini di samapaikan kepada 4 personil Polres yang mengikuti sidang BP4R dan didampingi oleh orang tua dan keluarga masing-masing,” Himbauannya.

Sementara itu Kabag Sumda Polres Bener Meriah AKP Hartana S.Sos sebagai pembina fungsi personil menyampaikan kepada awak media, sesuai Perkap nomor 9 tahun 2010 yang mengatur tentang sidang BP4R, mekanisme dan proses sebelum nikah seorang anggota Polri.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk pelayanan dari Bag Sumda kepada personil yang akan melangsungkan pernikahan secara dinas dan hal ini sesuai makenisme serta aturan yang berlaku.

Disamping itu ada beberapa proses lain yang harus diikuti setiap personil dalam mengajukan pernikahan, untuk mencegah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri maupun meminimalisir kasus yang sedang marak terjadi saat ini.

“Dapat kami katakan dari beberapa kejadian yaitu penipuan yang dilakukan oleh oknum yang yang tidak bertanggung jawab, mengaku dari kepolisian ternyata “Polisi Gadungan” demi untuk mengelabui para wanita yang masih gadis (Perawan) dijadikan korbanya.” terang Hartana.

Selanjutnya kata Kasubag Humas Polres Bener Meriah Iptu Irwan AK, Setelah mengikuti seluruh rangkaian acara tersebut dengan penuh suasana gembira yang dilakukan oleh anggota Polri untuk menyelesaikan sidang tersebut dilanjutkan dengan foto bersama.(Putra Mandala/FG)

Comments

comments

News