by

GFNP Pasang Batas dan Petakan Kawasan

Takengon | lintasgayo.com – Gayo Forest Natural Park (GFNP) mulai melakukan pemetaan dan pemasangan plang batas wilayah Berawang Baro, Pegasing , Aceh Tengah.Sabtu (6/7/24)

Pemasangan plang ini juga diikuti sosialisasi kepada warga dan aparat desa serta pihak keamanan. Seperti Danramil dan Polsek .

GFNP yang diberi ijin oleh Pemerintah mengelola kawasan perhutanan Sosial seluas hampir 500 hektar.

SK MenLHK-RI No.7410 MENLHK-PSKL/PKPS/PSK.0/7/2023. Tanggal 12 Juli 2023 dengan luas 465 hektar.

Berdasarkan citra satelit yang dilakukan tim ahli GFNP, Zulfikar Ahmad, kawasan Perhutanan sosial ini sudah sejak lama dirambah.

“Berdasarkan gambar satelit, sekitar seperempat kawasan sudah ditebang”, jelas Zulfikar. Menurut beberapa sumber , sebelum keluar ijin pengelolaan hutan sosial ini, di era sebelum konflik di Aceh, wilayah ini ditebang warga guna dijadikan kebun.

Kemudian ditinggalkan karena konflik yang berkepanjangan. Hal itu terlihat dari jenis pohon yang tumbuh berbeda dengan tumbuhan hutan perawan.

Selain sebelum konflik , perambahan terus terjadi karena warga tidak tahu kawasan tersebut sudah menjadi kawasan lindung dan alasan politis.

Malio Adnan , ketua GFNP mengatakan, akan terus melakukan upaya melindungi kawasan ini sebagai benteng terakhir hutan yang tersisa di Berawang Baro, Pegasing , Aceh Tengah.

GFNP merencanakan berbagai program dan gerakan lingkungan di kawasan ini. Seperti Kopi Hutan, Aboretum, pembibitan, wisata alam, penelitian, dan pendidikan.

Guna merealisasikan hal itu, Malio dan pengurus Poktan GFNP terus melengkapi administrasi, sosialisasi, pemetaan dan rencana pembangunan jangka pendek dan jangka panjang. Pembangunan untuk saran dan prasarana sesuai kebutuhan GFNP. (LG010/WRB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.