by

Puisi : Jangan Menangis Saudaraku

Ermawati korban bencana gempa membacakan puisi di hadapan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, Selasa (9/7/2013), di tenda pengungsian Kampung Kute Gelime, Kecamatan Ketol.(Foto:Konadi)
Ermawati korban bencana gempa membacakan puisi di hadapan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, Selasa (9/7/2013), di tenda pengungsian Kampung Kute Gelime, Kecamatan Ketol.(Foto:Konadi)

Takengen | Lintas Gayo -Puisi dengan judul “Jangan Menangis Saudaraku”, merupakan karya dari Kombes Pol. Drs. Faisal AN, dibacakan Ermawaty, korban bencana gempa, di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, saat mengunjungi tenda pengungsian di Kampung Kute Gelime, Kecamatan Ketol, Selasa (9/7/2013).

Gempa dan tsunami telah terjadi di Aceh
Duka dan lara masih terasakan
Ratusan jiwa yang meninggal
Banyak keluarga yang hilang
Tak terhitung harta yang sirna
Air mata banyak mengalir

Belum hilang rasa itu, gempa menguncang Bener Meriah dan Takengon
Siang malam kami berdoa ya Allah untuk terhindar dari bencana
Namun longsor dan gempa memporak porandakan  harta benda

Bangsa ini berduka, duka cita yang teramat dalam
Bangsa ini menangis karena bencana yang silih berganti

Jangan menangis saudaraku
Allah akan sayang kepada kita
Mari kita pasrahkan kepada illahi mari kita berdoa dan berkarya
Hambamu akan bekerja untuk bangsa dan negeri ini

Kita hapus duka ini dengan karya
Jangan menangis saudaraku
Ini takdir dari yang kuasa,
Kita hapus duka dengan karya

Ermawati (Foto:Konadi)
Ermawati (Foto:Konadi)

 

Comments

comments

News