by

Rektor UGP Diminta Mundur

Sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) datang ke Balai PWI Aceh Tengah-Bener Meriah. Melalui media, mereka meminta agar Rektor Mirda Alimi, SE MSi mundur dari jabatannya. (Leuser Antara.com)
Sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) datang ke Balai PWI Aceh Tengah-Bener Meriah. Melalui media, mereka meminta agar Rektor Mirda Alimi, SE MSi mundur dari jabatannya. (Leuser Antara.com)

Takengen | Lintas Gayo –  Beberapa perwakilan mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP), mendatangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah-Bener Meriah selasa (25/3/2014). Melalui media, mereka mendesak pihak Yayasan Gajah Putih untuk “memecat” Rektor UGP Mirda Alimi, SE, MSi yang dianggap hingga saat ini belum memenuhi persyaratan sebagai Rektor.

Demikian seperti yang dikatakan koordinator Forum Keluarga Besa Mahasiswa (FKBM-UGP) Asri,” kami memdesak kepada ketua yayasan Universitas Gajah Putih untuk menberintikan rektor Mirda Alimi, SE MSi, karena tidak memenuhi syarat untuk menjabat sebagai pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) ,” sebutnya.

Menurut Asri, sebelumnya FKBM UGP telah melayangkan surat serta surat rekomendasi dari senat tentang desakan mahasiswa kepada Yayasan Gajah Putih Takengon, terkait dengan permintaan pemberhentian rektor UGP lantaran tidak melengkapi persyaratan sebagai rektor.

Ditambahkan, dalam surat jawaban yang dilayangkan oleh pihak yayasan, jika tgl 29 Maret 2014 mendatang, persyaratan belum dipenuhi, maka rektor UGP Takengon, Mirda Alimi akan diberhentikan secara hormat oleh Ketua Umum Yayasan UGP.

“ Jika rektor saat ini, tidak mampu memenuhi syarat yang diminta, akan berdampak besar kepada para mahasiswa. Salah satu contohnya, apabila rektor tidak memiliki NIDN dan masih berstatus PNS, maka keabsahan ijazah diragukan ,” ungkapnya.

Asri juga menyampaikan, ketika ratusan mahasiswa melakukan aksi demo tgl 17 Maret 2014 lalu, di komplek Kampus UGP, untuk menuntut kejelasan status universitas tersebut, mahasiswa meminta penjelasan kepada Rektor UGP Mirda Alimi.

Namun, Mirda Alimi telah meninggalkan mahasiswa sebelum bisa memberikan penjelasan secara rinci terkait dengan persyaratan dirinya sebagai rektor. “Jadi ketika itu, belum ada penjelasan apapun dari rektor. Justru ia pergi meninggalkan mahasiswa yang sedang berunjuk rasa tanpa memberikan keterangan apapun,” pungkasnya.(leuserantara.com)

Baca berita terkait :

Comments

comments

News