by

Ahirnya Masyarakat Di Seputar TPA Uwer Tetemi Tanda Tangan Kesepakatan

mou tetemi 1 Takengen. Lintas Gayo- Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan masyarakat Kecamatan Silih Nara tanda tangani kesepakatan terkait pengelolaan TPA Uwer Tetemi. Jum’at, 6 Mei 2016.

Dalam acara, turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah beserta rombongan Muspida. Kedatangan para rombongan disambut baik oleh masyarakat Silih Nara. Penandatanganan kesepakatan tersebut dilaksanakan usai Shalat Jum’at di kampung Mulie Jadi.

Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, dalam kesempatan itu menyampaikan permintaan maafnya atas nama pemerintah daerah kepada masyarakat di seputar area TPA. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dapat diselesaikan persoalan Uwer Tetemi dengan penuh kekeluargaan.

mou tetemiInilah beberapa poin kesepakatan yang ditanda tangani oleh pihak pemerintah dan masyarakat
1. Pemda Aceh Tengah menjamin pengelolaan sampah di TPA tidak menimbulkan dampak negatif seperti bau dan berkembangnya lalat.

  1. Truk sampah yang mengangkut sampah harus tertutup dan tidak menimbulkan bau sejak dari Takengen sampai ke lokasi TPA serta pengangkutan dilakukan setelah usai shalat isya dan ditimbun pagi harinya.
  2. Pengelolaan di TPA melibatkan personil dari 5 (lima) kampung sekitar Uwer Tetemi yang berjumlah 7 orang, masing-masing 2 (dua orang) dari kampung Mulie Jadi dan Genting Gerbang dan 1 orang dari kampung terang engon, 1 orang dari kampung Semelit Mutiara, dan 1 orang dari kampung Jerata.
  3. Pelayanan kesehatan masyarakat sekitar TPA akan diintensifkan oleh petugas kesehatan setempat dan secara berkala melalui kunjungan Tim kesehatan yang berasal dari Kecamatan dan Kabupaten.
    5.setiap truk yang kembali dari TPA wajib dibersihkan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan bau.
    6.pemda Aceh tengah akan tetap mengevaluasi keberadaan TPA dan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat serta apabila dampak negatif tidak dapat di kendalikan maka pengelolaan sampah di TPA akan dihentikan.
    7.Pemda Aceh Tengah akan Menjamin mesin pengolah sampah menjadi bahan organik yang akan tersedia pada tahun 2017.
    8.Pemda Aceh Tengah akan memprioritaskan penyelesaian pembangunan jaringan irigasi yang rusak akibat pembangunan jalan angkup sampai genting gerbang.

9.Pemda Aceh Tengah akan menugaskan BPJS Aceh tengah untuk segera mempasilitasi masyarakat sekitar TPA Uwer Tetemi atau kampung Mulie Jadi, Genting Gerbang, Semelit Mutiara, Terang Engon, dan Kampung Jerata untuk mendapatkan kartu BPJS dan kesehatan.
Adapun yang terlibat dalam penandatanganan kesepakatan pengelolaan TPA Uwer Tetemi : Sekdakab (Karimansyah, SE.MM), Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab (Drs.Amir Hamzah, MM), Kepala BLHK dan P (Ir.Zikriadi, MM), bertindak sebagai Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan sebagai pihak pertama.

mou tetemi2Tokoh masyarakat Kampung Mulie Jadi ( Sukur Abadi), Genting Gerbang (Suryadi), Jerata (Sugiono), Semelit Mutiara (M.Saleh), dan Terang Engon (Tawardi), bertindak sebagai tokoh masyarakat dan sebagai pihak kedua.
Sukur, masyarakat Mulie Jadi, usai kegiatan dihadapan pers mengatakan mereka sangat berharap adanya komitmen Pemerintah atas kesepakatan yang sudah ditanda tangani, sehingga tidak kembali membuat masyarakat kecewa.

” kita berharap pemerintah bisa komitmen atas kesepakatan yang sudah ditanda tangani, dan jangan sampai kembali membuat masyarakat kecewa, untuk itu Pemerintah harus sesegera mungkin mempasilitasi dan melaksanakan apa yang sudah menjadi kesepakatan”. Kata Sukur.

Sebelumnya, beberapa lembaga Ormas dan OKP : KNPI, FKPPI, PETA, Pemuda Pancasila, Grub Gayo Bersatu, GMNI, HMI, dan KAMMI, merupakan Tim yang dibentuk sebagai Tim Sosialisasi dan mediasi dalam penyelesaian persoalan TPA Uwer Tetemi mendapat apresiasi yang luar biasa dari Bupati Aceh Tengah Ir.H.Nassarudin, MM saat memberi kata sambutan usai penandatanganan kesepakatan, begitupun masyarakat Silih Nara khusunya Mulie Jadi dan Genting Gerbang juga berterima kasih kepada Tim karena telah banyak membantu dalam penyelesaian masalah tersebut. (Salman)

Comments

comments

News