by

Syirajuddin” Saya Gagal Jadi Anggota DPR”

awan dinTakengen | Lintas Gayo- Dengan suara parau menahan tangis, ada butiran air bening di matanya, Syirajuddin, ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Tengah, menyebutkan, dirinya gagal menjadi anggota DPRK.

“Gayo itu kaya dengan berbagai potensi alam, kaya dengan manusianya. Namun keadaan masyarakat Aceh Tengah masih seperti ini. Saya gagal menjadi anggota DPR. Saya belum bisa mensejahtrakan saudara-saudaraku,” sebut Syirajuddin ketika menyampaikan sambutanya saat dilangsungkan pelantikan Timses Shafda (Shabela- Firdaus), Jumat (3/6/2016) di Mampak Kebayakan, Aceh Tengah.

nada suara Syirajuddin tidak terdengar seperti biasanya.  Sesekali dia menarik nafas, wajahnya berubah, matanya mulai memerah, ada titik air bening di sana, ketika dia memegang mikropon.  Sekilas anggota DPRK ini membuka kisahnya dengan almarhum Iklil Ilyas Leube. Rengkop, panggilan akrab anggota DPRK ini, bertutur Ngah kepada almarhum.

 shafdaKetika ditanya almarhum apa yang sudah dilakukan sebagai anggota dewan, secara maksimal untuk mensejahtrakan rakyat Gayo ini?Syirajuddin dihadapan almarhum mengakui dirinya gagal menjadi anggota dewan. Masih banyak saudaranya yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Saat itu PAN menjatuhkan pilihanya kepada Tgk. Iklil ( ketika itu armarhum masih sehat). Namun karena almarhum tidak sempat dipercayakan PAN untuk mengayuh bahtera Aceh Tengah, ahirnya PAN menjatuhkan pilihan pada Shafda. Pendukung Iklil mayoritas juga bergabung dengan Shafda.

Saat Syirajuddin menyampaikan kisahnya, kemudian berkumandang azan ashar, Syirajuddin menghentikan pidatonya. Mengapa Syirajuddin gagal menjadi anggota dewan.” Lihatlah potensi daerah ini, lihatlah manusianya, semuanya luar biasa. Namun potensi itu belum dimanfaatkan optimal untuk kesejahtraan rakyat,” jelasnya menjawab media ini.

Kegagalan Syirajuddin cs dalam mengayuh harapan masyarakat di DPRK, diakuinya akan bisa diperbaikai . tetapi dia tidak mampu melakukanya sendiri, namun harus bersama sama dengan tim yang kuat. “ Kita harus sama sama membangun negeri ini, mensejahtrakan rakyat. Untuk itu  Gayo membutuhkan pemimpin yang punya visioner, rajin, cekatan, cerdas, tahan uji,” sebutnya.

Sosok pemimpin yang bisa diharapkan untuk membawa perubahan di Gayo ini, ada  pada Shafda, makanya PAN Jauh jauh hari sudah menyatakan tekadnya mendukung Shabela, kata Syirajuddin. (Khosi Nawar T/ Red LG)

Comments

comments

News