by

Puskesmas Silih Nara Inovasi Tiada Henti

Oleh : Agusni*)

Puskesmas Silih Nara merupakan pusat pelayanan masyarakat di bidang kesehatan yang berjarak 20 KM dari pusat kota Takengon sebagai pusat ibu kota Aceh Tengah. Letaknya yang  begitu jauh dengan rumah sakit Datu Beru  sebagai tempat rujukan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan mengakibatkan puskesamas Silih Nara yang berstatus sebagai puskesmas rawat inap dimana di puskesmas ini memberikan pelayanan medis kepada seorang pasien untuk  observasi, diagnosis, pengobatan, rehabilitasi dan Poned .

Puskesmas Silih Nara merupakan pusat pelayanan masyarakat di bidang kesehatan yang berstatus sebagai puskesmas rawat Inap. Letaknya sekitar 20 KM dari kota Takengon dengan wilayah operasionalnya cukup luas, mencakup 33 Gampong. 10 gampong di antaranya sudah berstatus desa siaga dengan jumlah kader 120 orang.

Puskesmas Silih Nara terus berbenah dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam hal pelayanan publik. meningkatkan pelayanan yang berkualitas kepada publik dengan melakukan perbaikan tatalaksana dan akses penyelenggaraan pelayanan dalam rangka menuju pelayanan yang bermutu yang berfokus pada pelanggan (customer focus). Perbaikan yang dilakukan adalah mengaju pada dimensi procedural dan dimensi pribadi, dimensi prosedural yaitu dimensi mutu yang meliputi sistem dan procedur yang dimiliki oleh organisasi dalam menjalankan pelayanannya untuk menghasilkan produk atau jasa pelayanan yang di berikan kepada pengguna layanan,

Visi dan misi, uraian tugas setiap staf, alur pelayanan yang sudah di publikasi sebagai petunjuk arah bagi pasien untuk untuk memudahkan dalam mendapatkan pelayanan, Sudah tersedianya papan nama poli juga salah satu cara inovasi dalam memperbaiki akses pelayanan bagi pelanggang ekternal.

Untuk pelanggan internal yaitu bagi orang orang yang terlibat dalam proses penyediaan pelayanan publikasi struktur organisasi dan publikasi Daftar Urut Kepangkatan kemudian meningkatkan kedisplinan pegawai dengan mengwajibkan untuk  apel  pagi kemudian membekali pegawai dengan tanda pengenal adalah perbaikan secara internal yang terus dilakukan selama ini di Puskesmas Silih Nara dalam meningkatan kinerja melalui perbaikan Organisasi Pelayanan.

Saat ini  setelah Pemerintah Aceh meluncurkan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kunjungan pasien meningkat tajam sekitar 50-60 orang per hari, pada saat tertentu di jam sibuk antara pukul 10.00 s/d 11.30. “Antreannya panjang, namanya juga pengobatan gratis, untuk menghindari desak desakan antara pasien dan dalam mendapatkan pelayanan yang sama ke setiap pasien, saat sekarang puskesmas silih nara telah menggunakan nomor antri bagi pasie yang akan berobat ke Puskesmas Silih nara kemudian menyedian meja piket yang petugas piket bertugas menyapa langsung pasien kemudian petugas ini juga berfungsi sebagai custumer service dalam memberikan imformasi ke pasien.

Dengan Motto yang diemban saat ini dimana “kesehatan dan kesembuhan anda adalah prioritas kami” menjadi inspirasi baru bagi penyelenggara pelayanan. “Pelayan yang cemberut” dihilangkan dan diganti dengan pola 3S (Salam Senyum dan Sapa) terus di  tingkatkan untuk mewujudkan pelayanan yang bermutu.

Budaya kerja dan kepimpinan dari pimpinan yang tegas menjadikan aktivitas kepemimpinan saat ini sangat penting artinya terhadap motivasi orang lain, hubungan antara individu serta interaksi sosial, komunikasi interpersonal, iklim dalam organisasi dalam mewujudkan pelayanan yang bermutu di Puskesmas Silihnara.

 

*) Program Manager di LOGICA2, Lembaga yang selama ini mendampingi Puskesmas Silihnara

Comments

comments

News