by

Tim Mahagapa Gajah Putih Ikuti TWKM ke-24 di Bandung

Takengon | Lintas Gayo – Kabar dari pecinta lingkungan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Gajah Putih Pecinta Alam (Mahagapa), Universitas Gajah Putih Takengon Sabtu 13 Oktober 2012 akan berangkat mengikuti event Temu Wicara Kenal Medan ke-24 (TWKM-XXIV) yang merupakan sebuah event silaturahmi dan pembahasan isu-isu lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia, di Bandung, Jawa Barat.

Event tersebut mulai tanggal 15 hingga 21 Oktober 2012 dibeberapa tempat di Bandung dan Purwokerto dalam beberapa jenis acara diantaranya Arung Jeram, Pendakian Gunung, Panjat Tebing atau dalam istilah kepecintaalaman Rock Climbing, serta Susur Gua atau Caving.

Disamping itu, menu utama kegiatan Lingkungan ini adalah Temu Wicara (TW) yang setiap tahunnya diadakan untuk pembahasan isu-isu lingkungan dan pencarian solusinya yang kemudian akan dijadikan program tahunan Pusat Koordinasi Daerah Mapala masing-masing.

“Kita berencana menaikkan kembali isu lingkungan dari Aceh terutama Aceh Tengah yang pada saat sekarang ini kita tau sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada lingkungan, mudah-mudahan ditemukan solusi penanganannya,“ Kata Sabran Abdi, ketua UmumMahagapa.

Selain itu Sabran mengatakan mereka berencana akan membawa event TWKM itu ke Aceh sebagai tuan rumah selanjutnya.

“Setelah TWKM sebelumnya kita gagal dalam voting tuan rumah dengan selisih 3 suara dari Bandung, kali ini kita akan berupaya lebih keras agar mereka percaya dan yakin kita dapat menjadi fasilitator kegiatan Nasional tersebut,“ pungkasnya

Ditanya masalah dana, bendahara tim, Abdul Latif mengatakan, mereka dibantu beberapa instansi untuk biaya keberangkatan ini diantaranya Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah, DPRK Aceh Tengah, Gayo Energi Bener Meriah, Baitul Mal Bener Meriah serta sumber dana utama adalah Direktorat Universitas Gajah Putih Takengon yang setiap tahunnya memiliki anggaran khusus pengembangan kreativitas Mahasiswa,” katanya

“Kita berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu keberangkatan kami ini, kami mohon doa restu agar keberangkatan ini memberikan hasil maksimal bagi penanganan isu lingkungan di Aceh. Semoga dengan berangkatnya  kader Pecinta Lingkungan dari Mahasiswa Gajah Putih Pecinta Alam ini bisa membawa atmosfer baru bagi penanganan permasalahan lingkungan di Aceh Tengah dan Aceh Khususnya, dan Indonesia pada umumnya,“ papar Imransyah Ependi, pendamping tim tersebut.(Zen Angkasa/red.03)

Comments

comments