by

Akan Ada Aksi Minta Legalkan “Genye” di Jakarta

JakartaSejumlah aktivis dari Lingkar Ganja Nusantara akan menggelar aksi damai meminta pelegalan ganja. Polri meminta agar aksi tersebut tidak dilakukan dengan tindakan melanggar hukum.

“Aksi itu dilaksanakan agar tidak melanggar hukum nggak apa-apa. Tapi kita menghormati aspirasi karena ada jaminan kemerdekaan,” ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar saat ditemui di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (5/5/2011).

Boy mengatakan pihaknya akan memantau jalannya aksi tersebut. Polri tetap mengawasi agar tidak ada pelanggaran hukum.

Bagaimana jika mereka melakukan demo dengan mengajak orang menghisap ganja? “Itu menghisap ganja melanggar hukum. Dia tidak bisa serta merta melakukan hal itu di muka umum,” imbuhnya.

‘Lingkar Ganja Nusantara’ berniat untuk melakukan aksi damai dengan mendukung aksi legalisasi ganja. Bagi mereka, ganja ada hubungannya dengan peradaban serta kebudayaan manusia.

“Ini bukan demo, kami hanya akan menggelar aksi damai dengan membawa poster dan berorasi setiap Sabtu pertama di bulanMei. Rencananya Sabtu (7/5/2011) akan digelar di Silang Monas,” kata Opa, salah satu anggota dari ‘Lingkar Ganja Nusantara’ saat dihubungi detikcom, Kamis (5/5/2011).

Menurutnya, aksi tersebut dimulai pertama kali pada tahun 1999 di Kanada dan Selandia Baru. Sampai sekarang telah 300 kota di seluruh dunia yang menggelar aksi tersebut.

“Aksi ini dimulai pada tahun 1999 di Kanada dan Selandia baru. Tahun lalu ada 50 orang yang turut serta, tahun ini mungkin bisa lebih dari 50 orang. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa legalisasi terhadap ganja itu ada dan terus berkembang sampai saat ini. Acara akan mulai pukul 08.00 WIB pagi dan maksimal pukul 12.00 WIB siang sudah selasai,” tuturnya.

(ape/ndr :  detiknews.com)

Comments

comments

News