by

Kadis Kominfo Tutup Kegiatan Penyusunan Rencana Induk Smart City

Redelong | Lintasgayo.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  (Diskominfo) Kabupaten Bener Meriah Ilham Abdi, S.STP, M.A.P mewakili Pj. Bupati menutup secara resmi kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Induk Smart City Kabupaten Bener Meriah yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh bekerjasama dengan Diskominfo Kabupaten Bener Meriah di hotel Al-Fatah Simpang Tiga Redelong, Jum’at, (5/8/2022).

Banner

Kadis Kominfo Ilham Abdi, S.STP, M.A.P dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Diskominsa Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Induk Smart City Kabupaten Bener Meriah dari tanggal 4 hingga 5 Agustus 2022, juga kepada para narasumber yang telah memberikan pemahaman dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga kepada para peserta yang berasal dari perwakilan masing – masing SKPK/OPD dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Bener Meriah.

“Terimakasih dan apresiasi kepada Diskominsa Aceh dan juga para narasumber yang telah memberikan banyak pemahaman dan ilmu yang sangat berharga kepada para peserta yang berasal dari perwakilan SKPK/OPD dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Bener Meriah,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Kadis Kominfo, kepada para peserta yang sudah mengikuti kegiatan Penyusunan Rencana Induk Smart City Kabupaten Bener Meriah mulai dari awal sampai akhir. Ini merupakan salah satu pondasi bagi kita, untuk bergerak lebih cepat dan lebih maju kedepannya, kata Ilham Abdi.

Dalam sambutannya Ilham Abdi juga menyampaikan tentang SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dimana setiap tahunnya selalu evaluasi yang kita kenal dengan indeks evaluasi oleh KemenPAN-RB. Alhamdulillah setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, dan sekarang Smart City, ujarnya.

“Harus kita sadari bersama, SPBE dan Smart City bukan semata – mata peran Diskominfo saja, akan tetapi adalah peran dari kita semua,” tegas Kadis Kominfo Kabupaten Bener Meriah.

Ilham Abdi, S.STP, M.AP juga berharap kepada para peserta, hendaknya sepulang dari kegiatan ini, kita bisa memberikan penjelasan, kita bisa memberikan pemahaman, artinya tanpa peran serta dari SKPK/OPD Diskominfo Kabupaten Bener Meriah tidak akan bisa berjalan dan berbuat secara maksimal. Sekali lagi kami berharap mari bersama – sama, bahu membahu untuk mewujudkan Smart City ini, pungkasnya.

Secara terpisah Kabid Persandian Diskominsa Aceh sekaligus Ketua Panita Pelaksana Kegiatan  M. Iman Jaya, ST saat ditanya tentang antusias dari peserta yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan, ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang terdiri dari perwakilan SKPK/OPD dalam wilayah Pemkab Bener Meriah yang begitu bersemangat dan sangat serius mengikuti kegiatan ini.

“Alhamdulillah, seluruh peserta yang berjumlah kurang lebih 50 orang perwakilan dari SKPK/OPD sangat bersemangat dan sangat serius dalam mengikuti kegiatan ini,” tegas M. Iman Jaya, ST.

Bahkan katanya, hampir seluruh peserta, tadi subuh sudah menyerahkan laporannya, terkait PR yang diberikan oleh para narasumber kemarin (Kamis, 4/8 – red) melalui WA group yang telah dibuat, jadi kita apresiasi para peserta yang begitu serius dan sangat bersemangat, tambahnya.

M. Iman Jaya, ST juga menjelaskan, dalam penyusunan buku Rebus Smart City ini ada tiga tahap, jilid satu apa yang kita lakukan selama dua hari ini, kemudian FGD 2 kita lihat dulu nanti kapan akan kita laksanakan dan dimana, begitu juga dengan FGD 3, jelasnya.

“Jadi dalam mewujudkan Smart City ini, kalau hanya bertumpu kepada Diskominsa Aceh dan Dikominfo Kabupaten Bener Meriah tidaklah cukup, peran dan dukungan pemerintah daerah menjadi sangat penting dan vital dalam membangun untuk tumbuh dan berkembangnya  smart city di daerahnya khususnya dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah,” tegas Kabid Persandian Diskominsa Aceh M. Iman Jaya, ST.

Penutupan kegiatan itu juga dihadiri oleh Sekdis Diskominfo Kabupaten Bener Meriah Riska Kadisa, S.Kom dan seluruh para narasumber yang berasal dari Tenaga Ahli dari UIN AR-RANIRI Banda Aceh Bustami, Komunita IT yang terdiri dari Relawan TIK Aceh Zainal Mahyar dan Masyarakat Informasi Teknologi Aceh Twk Muhammad Iqbal, dan perwakilan SKPK/OPD kurang lebih 50 orang. (*)

Comments

comments