by

Peringkat Tujuh POPDA XVI Antara Apresiasi dan Evaluasi

Takengon | lintasgayo.com Perhelatan ajang olahraga dua tahunan tingkat pelajaran provinsi Aceh yang berlangsung pada bulan 20 sampai dengan 26 Juni tahun 2022 lalu membawa buah manis bagi kontingen Aceh Tengah.

Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat kontingen Negeri Putri bensu, mengikuti 11  cabang olahraga dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan, adapun cabang olahraga yang diikuti  Atletik, Bulu Tangkis, Bola Voly, Bola Basket, Karate,  Tae Kwon Do,Tenis Meja, Sepak Takraw, Sepak Bola, Pencak Silat dan Panahan, dan tidak mengikutkan cabang olahraga Tenis Lapangan.

Perebutan total medali 791 dengan rincian 234 emas 234 perak dan 323 perunggu dengan jumlah atlet keseluruhan sebanyak 2.452 orang atlet pelajar se provinsi Aceh.

Dengan kekuatan kontingen 156 orang atlet,  Kabupaten Aceh Tengah berhasil menggondol 20 medali dengan rincian 6 medali emas 4 perak serta 10 perunggu serta menempatkan posisi peringkat ke 7 dari 23 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh.

Ada 9 cabang olahraga yang berhasil meraih medali serta 2 cabang olahraga belum berhasil yaitu Cabang Olahraga Sepak Bola dan Bola Basket.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tengah melalui kepala bidang Olahraga Mahdi, S. Pd alias Badi Silat Kamis (6/4) menyampaikan setelah melakukan evaluasi baik secara terbatas maupun keseluruhan, ada beberapa poin penting didapat baik itu untuk dipertahankan ataupun untuk di tingkatkan untuk POPDA 2024 mendatang di Kota Sabang.

“Salah satu poin yaitu ketidak ikut sertaan cabang olahraga Tenis Lapangan, serta kegagalan cabang olahraga Sepak Bola dan Basket dalam memperoleh medali.”

Dijelaskan Badi Silat pada awal tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Aceh  Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga melakukan upaya penjaringan dengan merekrut Calon Atlet POPDA XVII Aceh tahun 2024 di Kota Sabang dengan melakukan berbagi Barcode  ke seluruh sekolah di dalam Kabupaten Aceh Tengah, diharapkan dengan metode ini bisa lebih maksimal dalam upaya pembinaan untuk proses menuju prestasi atlet. (Zan.KG/LG010)

Comments

comments