Elegi Kopi
lelaki itu diam
bahasanya kelu
mimpi itu kian padam
terselimut kabut yang menutup bebukitan
lelaki itu diam
di bawah rindang batang kehidupan
diluar sana
orang-orang bercerita
tetang lelaki yang diam di bawah rindang kehidupan
tentang buah kehangatan
tentang mimpi yang kian melangit
lelaki itu kian diam
diluar sana orang-orang sibuk memberi lebel
dari ulee kareng sampai belanda
bna, 24 oktober’12
—
Rindu
dan aroma mu pun
bangkitkan gairahku untuk pulang
tuntaskan rindu yang memuncak
pada desir angin yang berhembus dari balik rindang arabika
dhapu kupi, medio Mei’12
—
Rindu II
berakhir sudah rasa itu
pada tegukan pertama
hasil olahan pabrik sang musang pemangsa ayam
bna, 24 oktober’2012
IRANDA NOVANDI alias Iranda NV lahir di Kung Pegasing, Aceh Tengah, 7 Januari 1975. Tinggal di Jln. Tgk Dilhong II, Lhong Raya Banda Aceh. Pekerjaan sehari-harinya adalah sebagai kuli tinta di Harian Analisa Medan perwakilan Banda Aceh. Sebagai wartawan kehadiran Iranda Novandi dalam dunia kepenyairan bukanlah sesuatu yang baru. Sebelumnya banyak penyair Aceh dan nasional selain berprofesi sebagai wartawan sekaligus juga sebagai penyair. Selain puisi dan dunia ke-seniman-an Iranda Novandi dalam riwayatnya juga pernah menggeluti dunia teater di Sanggar Mitra Kencana Banda Aceh asuhan Pungi Arianto Toweran (Alm), salah seorang pendobrak seni perteateran di Gayo dan Aceh. Iranda Novandi dapat dihubungi di alamat email: iranda_novandi@yahoo.com.
Puisi-puisi Iranda Novandi dinyatakan lulus seleksi tahap pertama dan menjadi nominator karya yang akan dimuat dalam Buku Antologi Puisi “Secangkir Kopi” terbitan oleh The Gayo Institute (TGI) dengan editor Fikar W Eda dan Salman Yoga S.