by

Demi PORA Atlit Jadi Pengemis

Aksi PORATakengen| Lintas Gayo– Karena tidak jelasnya anggaran, sementara pelaksanaan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) XII di Aceh Timur, hanya menghitung hari, akhirnya para atlit di Aceh Tengah melakukan aksi minta-minta Rp 1.000.

14 cabang olah raga akan berangkat ke Aceh Timur yang pembukaannya akan dilaksanakan tanggal 14 Juni 2014. Para cabang olah raga yang selama ini memusatkan latihan tanpa didukung dana dari pemerintah daerah.

Banner

karena tidak ada kejelasan dana, dengan berbekal kardus, spanduk ala kadarnya, para atlit membawa peralatan olah raga, melakukan aksi meminta sumbangan, Selasa (3/5/2014) di persimpangan lampu merah Polres Aceh Tengah. Aksi ini mengejutkan banyak orang yang melintasi jalan utama di Kota Takengen.

aksi PORA 1“Siapa mau beli sarung tinju, kami tidak ada dana mau berangkat ke Langsa,” sebut atlit tinju yang menggantungkan sarung tinjunya di leher. Sementra atlit lainnya menggantung sepatu usangnya juga di leher.

Aksi damai yang dikoordinator Jerry Jeget ini, berlangsung dalam sengatan matahari. Anggaran untuk PORA yang sudah ada dalam qanun, Rp 400 juta untuk seluruh atlit, kemudian dilakukan perubahan menjadi Rp 1 milyar lebih, belum jelas kapan cairnya, sebut Jeget.

sumbangan PORADalam aksi itu juga terpampang tulisan “Selamat datang land cruiser”. Nama mobil yang diusulkan bupati untuk kenderaan dinasnya dengan nilai mencapai Rp 1,67 milyar. Dimana sekarang dalam proses tender.
Karena tidak jelas anggaran PORA akhirnya para atlit yang tergabung dalam forum serikat atlit PORA Aceh Tengah ini demi mengharumkan nama daerah rela menjadi pengemis disengatan matahari. (LG004)

 

 

Berita terkait :

 

 

Comments

comments