by

5 Provinsi di Dominasi Prabowo-Hatta

Lintas Gayo – Dari penghitungan data C1, Jokowi mengungguli Prabowo di sejumlah provinsi. Di Jawa Tengah, Jokowi melaju tak terbendung dengan 66,63 persen suara, melewati Prabowo yang hanya mendapat 33.36 persen.
Dari situs kawalpemilu.org, di Bangka Belitung, Jokowi menang telak dengan 67,25 persen suara sementara Prabowo mendapat 32,74 persen.

Di kampung halaman Jusuf Kalla di Sulawesi Selatan, pasangan nomor dua ini pun menang mutlak. Mereka mendapat 71,11 suara, Prabowo hanya 28,88 persen.

Begitu juga di Bali, Sulawesi Barat, Papua dan Papua Barat. Jokowi-JK bisa tersenyum puas melihat perolehan suara.

Namun mereka tak menang di semua provinsi. Di beberapa provinsi Prabowo-Hatta mendominasi. Jokowi tak berdaya mengalahkan Prabowo dan terpaksa lempar handuk alias menyerah. Di mana saja itu?

 1. Sumatera Barat

Di Sumatera Barat, Jokowi tak berdaya di-KO Prabowo. Mereka cuma mendapat 22,60 persen, kalah jauh dibanding Prabowo yang meraup 77,39 pesen suara.

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK wilayah Sumatera, Soerya Respationo, mengakui sulit untuk menandingi suara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Sumatera Barat. Sebab, dalam sejumlah tahapan perhitungan cepat pasangan bernomor urut 2 itu hanya dapat sedikit suara.

“Medan di Sumbar sulit,” kata Soerya.

Dalam beberapa hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei, Jokowi-JK hanya mampu mengumpulkan sekitar 20-30 persen suara di Sumbar. Meskipun begitu, Soerya mengaku tidak kecewa dengan hal itu.

Menurut pria yang juga Ketua PDI Perjuangan Kepri itu, tim sudah bekerja keras untuk menggenjot suara Jokowi-JK di Sumbar. “Lima Parpol dan tim pendukung sudah bekerja maksimal,” kata Soerya.

2. Jawa Barat

Di Jawa Barat, Prabowo juga mengalahkan Jokowi. Dia mendapat 59,76 persen suara, sementara Jokowi cuma 40,23.

Sejumlah quick count meramalkan Jokowi memang kalah di Jawa Barat. Jokowi pun mengaku hasil akhir tak akan jauh dari ramalan tersebut.

“Hasil penghitungan suara yang dilakukan tim di Jabar sudah maksimal dan tidak jauh dengan hasil quick count. Data C1 sudah di tangan dan terima kasih kepada semuanya, data ini sebagai back up,” kata Jokowi di Bandung.

Walau sulit menang di Jabar, Jokowi mengapresiasi kerja para relawannya.

3. Banten

Di Provinsi Banten, Prabowo mendapat 57,07 persen suara dan mengalahkan Jokowi. Padahal Wakil Gubernur Banten adalah Rano Karno, kader PDI Perjuangan. Namun rupanya hal itu tak berpengaruh.

Walaupun menurutnya suara yang diperolehnya kalah dari suara Prabowo-Hatta yang unggul diatas 50 persen, Jokowi mengucapkan rasa terima kasih dan bangganya kepada DPD PDIP Provinsi banten beserta relawan yang berada di Banten.

“Sudah cukup bagus dari awalnya 26 persen naik menjadi 43 persen, itu kan ada kenaikan. Terima kasih kepada Provinsi Banten dengan hasil yang bagus akan tetap kita kawal, kita ikuti dan jangan sampai satu suarapun hilang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi juga menginstruksikan Timses dan relawan untuk terus memantau penghitungan dan menambah penempatan tim pemantau ditiap-tiap KPU yang ada.

“Hasilnya tetap terus kita pantau jangan sampai lengah. Di KPU memantau, kalau kurang 10 orang kita tambah 10 jadi 20 orang. Tetapi itu juga perlu backup, dari data-data kelurahan, kecamatan atau kabupaten. Jadi kalau terjadi apa-apa kita siap memiliki pegangan yang kuat,” kata Jokowi.

4. Nusa Tenggara Barat

Di Nusa Tenggara Barat, Prabowo menang 72,40 persen. Sementara Jokowi 27.59 suara. Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi memang menargetkan Prabowo-Hatta menang telak.

“Memang (Pileg) kemarin Partai Demokrat sama Partai Golkar pemimpinnya. Tapi target kita menang, respons masyarakat kepada pasangan Pak Prabowo Subianto dan Pak Hatta Rajasa juga sudah bagus. Mudah-mudahan dapat 60 persen lebih,” tuturnya.

“Di NTB kan banyak tenaga kerja di luar negeri. Kita butuh figur yang berdiri tegak di hadapan negara lain,” lanjut Zainul Majdi.

Dia menjelaskan sosok Prabowo sudah terbukti dalam membela TKI di luar negeri. Prabowo juga dinilai berani di hadapan negara lain.

“Pak Prabowo juga pernah terjun langsung ke Malaysia mengurus TKI. Kita butuh pemimpin yang suaranya lantang di hadapan negara lain,” terang Zainul.

5. Gorontalo

Prabowo menang di Provinsi Gorontalo dengan 63,11 persen suara. Keunggulan pasangan nomor urut 1 di Provinsi Gorontalo tersebar merata di setiap kabupaten/kota.

Keunggulan Prabowo-Hatta di Provinsi Gorontalo dipengaruhi beberapa faktor. Selain mesin parpol pendukung yang berperan, dukungan kepala daerah juga cukup membantu.

Ada sembilan kepala dan wakil kepala di Provinsi Gorontalo yang menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Hatta. Yaitu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, Walikota Gorontalo Marthen Taha.

Selain itu Bupati Gorontalo David Bobihoe, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo Rum Pagau-Lahmudin Hambali, Bupati Pohuwato Syarief Mbuinga, serta Bupati dan Wakil Bupati Gorut Indra Yasin-Roni Imran. (Merdeka.com)

Comments

comments

News