by

Percepat Rehab Rekon, Wabup Aceh Tengah “Berkantor” di BPBD

Takengen| Lintas Gayo– Untuk mempercepat penanganan rehabrekon, Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs. H. Khairul Asmara, berkantor selama dua hari di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sejak Kamis (5/6/2014) sampai Jum’at (6/6/2014).

“Pindah” kantor Erol ini (pangilan akrab Wabup), sehubungan dengan persoalan kelengkapan administrasi gempa. Kerja selama 2 hari tersebut dilakukan Wabup, agar semua komponen penanganan rehab rekon gempa bekerja cepat dan tepat sehingga masyarakat korban gempa dapat segera menerima bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan rumah yang dialami.

“Hari pertama saya sudah kumpulkan seluruh pejabat dan staf BPBD untuk menginventarisir masalah serta mencari solusi integral agar bantuan rumah masyarakat korban gempa segera dicairkan,” ungkap Erol.

Mantan Sekda Aceh Tengah itu juga mengatakan pihaknya akan duduk bersama fasilitastor gempa untuk mencari strategi terbaik dalam mempercepat administrasi rehab rekon gempa.

“Kita akan berbicara terbuka dengan tim fasilitator terkait kendala yang selama ini dihadapi, sehingga secara bersama-sama dapat kita tangani dengan baik,” ujarnya.

Disamping itu Khairul Asmara juga menghimbau jajarannya, terutama para camat untuk segera membantu masyarakat dalam melengkapi administrasi bantuan rumah.

“Masih ada kelompok masyarakat yang belum tertangani ditahun 2013, dan harus segera diusulkan agar dianggarkan tahun ini. Dalam berbagai kesempatan bertemu dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana, saya tetap menyampaikan aspirasi masyarakat untuk memberi keringanan dalam kelengkapan administrasi sejauh tetap dalam koridor ketentuan yang berlaku,” sebut Erol.

“Sejauh ini kita juga sudah berupaya untuk berbicara dengan pihak BNPB agar masyarakat tidak terlalu berat menyiapkan administrasi, namun yang namanya uang negara tetap harus mengikuti prosedur yang telah ditentukan,” kata Khairul sembari mengharap agar masyarakat yang masih berproses administrasinya untuk bersabar. (Relis Humas).

Comments

comments